Selasa, 17 Maret 2020

Mindset generasi muda ...

Beberapa waktu yang lalu diadakan diskusi bagaimana peran generasi muda terhadap permasalahan pangan yang terjadi saat ini. Tujuan dari diskusi tersebut adalah mencari win-win solution agar semua pihak diuntungkan. Stakeholder yang dimaksud adalah petani, pedagang/pengusaha dan pemerintah. Berikut ini pandangan generasi muda kita bila mereka adalah pemerintah, pedagang dan petani.

1.       Pemerintah mencoba mencari solusi yang menguntungkan bagi semua pihak. Namun, pada kenyataannya pedagang dan petani merupakan stakeholders yang diuntungkan paling banyak. (Pertanyaan: Benarkah petani juga diuntungkan paling banyak?). Maka pemerintah harus menemukan solusi yang seimbang bagi semuanya.
2.       Pemerintah melakukan analisis kondisi ke petani dan pedagang lalu mengatur perdagangan hasil tani
3.       Mengatur tanaman yang ditanam di setiap daerah agar tidak ada kelebihan atau kekurangan pangan yang menghasilkan kerugian bagi semua pihak (misalnya daerah A menanam cabai dan daerah B menanam tomat)
4.       Mengadakan pelatihan bagi petani dan menyediakan alat untuk petani agar petani lebih tercerdaskan dalam bertani.
5.       Pengaturan harga pasar agar tidak ada kesenjangan harga
      Apa yang diuraikan di atas adalah perspektif dari pemerintah, sedangkan solusi yang disampaikan oleh pedagang adalah bahwa pemerintah harus memberikan regulasi dan lisensi untuk pemerataan harga sehingga tidak ada kesejangan antar pedagang. Harga produk pertanian cenderung memiliki harga yang sama pada setiap toko. Harga produk pertanian cenderung memiliki harga yang sama pada setiap toko. Produk pertanian dari petani harus melalui pedagang tanpa perlu melalui pengepul (tengkulak) agar rantai distribusi tidak panjang dan harga produk pertanian relatif stabil. Pemerintah perlu membuat tempat penyimpanan yang baik untuk hasil panen sehingga produk pertanian tidak cepat rusak. Sistem konversi barang juga menjadi hal yang dapat dilakukan seperti layaknya sistem barter. Selain itu untuk petani, para pedagang juga akan menyediakan modal untuk petani membuka dan memelihara lahan. Hasil dari produk pertanian keuntungannya akan dibagi untuk pedagang dan petani. Hal ini dapat menguntungkan petani-petani kecil yang kekurangan bahkan tidak ada modal.

Beberapa dekade terakhir ini, produk pertanian sering berubah tak menentu membuat harga yang terus menerus naik. Petani sebagai pekerjaan produsen penghasil produk pertanian menjadi orang pertama yang berada di balik layar. Walaupun begitu, kegagalan panen dan banyaknya tengkulak sebagai distributor membuat petani seringkali dirugikan. Oleh karena itu, kami sebagai mahasiswa yang menelaah peran apa saja yang dapat dibuat oleh petani memiliki berbagai pendapat untuk solusi permasalahan ini, yaitu :

  1. Petani melakukan proses budidaya tidak serentak. Para petani menanam tanaman apa saja, bukan hanya tanaman yang banyak disukai masyarakat. Tujuan langkah ini adalah agar nilai produk pertanian akan terus stabil karena ketersediaan yang terus ada.
  2. Menerapkan metode penanaman polikultur dimana tanaman dengan beberapa jenis yang berbeda bisa ditanam sekaligus. Hal ini tentu akan sangat menguntungkan petani, karena dengan lahan yang kecil bisa menghasilkan beberapa spesies tanaman pertanian sekaligus.
  3. Melakukan kegiatan pertanian dan peternakan sekaligus. Pupuk kandang dari peternakan yang dibuat oleh petani sendiri dapat digunakan untuk menyuburkan tanah dan mengurangi pengeluaran. Hal ini juga akan mengurangi putusnya rantai kehidupan dalam agroekosistem lahan pertanian.
Membuat lumbung padi atau tanaman pertanian lainnya dengan sistem yang dapat mengurangi pembusukan tanaman pertanian. Sistem yang dimaksud adalah dengan memanipulasi pH, kelembapan, suhu, dan faktor-faktor yang dapat mempercepat pembusukan. Hasil panen yang belum dijual saat itu bisa disimpan dan dijual dengan kualitas yang baik di kemudian hari.



Pers dan Generasi Muda

 Beberapa waktu terakhir perkembangan teknologi informasi begitu meningkat pesat. Perubahan informasi terjadi dalam hitungan detik dan itu b...