Karhutla beberapa waktu terakhir ini memang parah karena kondisi cuaca dan iklim yang memang mendukung untuk hal tersebut terjadi. Ditambah perilaku masyarakat yang tidak terpuji misal membuang puntung rokok sembarangan, membuang pecahan kaca seenak sendiri, membakar hutan untuk tujuan perkebunan atau pertanian dll. Sebagian ilmuwan, praktisi dan aparatur pemerintah sudah cuap cuap ke sana kemari untuk bisa menjelaskan kepada masyarakat mengapa itu terjadi dan bagaimana mengatasinya. Tidak mudah memadamkannya dengan cara cara konvensional seperti yang dilakukan pada karhutla sebelumnya (misal tahun 2015/2016 dan 2019). Udara yang kering akibat kelembapan udara yang rendah atau turun tajam daripada biasanya memudahkan terjadinya peristiwa tersebut.
Generasi muda harus turut memikirkan hal tersebut. Banyak permasalahan bangsa yang harus dibereskan tidak hanya dengan cuap cuap namun dengan tindakan nyata. Tekuni sains dan teknologi serta matematik dan rekayasa dengan sepenuh hati dalam upaya turut memadamkan karhutla. Edukasi masyarakat bisa dilakukan sejak usia dini mengingat wilayah kita merupakan cincin api yang demikian rentan terhadap bencana alam baik di darat, laut, maupun di udara.
BRIN juga harus bisa turut menyelesaikan permasalahan yang sebenarnya sudah diketahui sejak lama bahwa karhutla tersebut selalu berulang. Segenap penelitian dan inovasi harus diarahkan untuk menyelesaikan permsalahan bangsa dari mulai yang umum sampai dengan yang spesifik.
Kementrian dan lembaga negara termasuk TNI, Polri, BMKG, BNPB, Pemda bisa bersinergi dan berkoordinasi menyelesaikan masalah lapangan. Sebagian bisa bertindak saat kebakaran berlangsung dan sebagian yang lain bertindak pasca karhutla ini. Misalnya kementrian kehutanan dan pertanian. Penggunaan teknologi drone untuk menyemai bibit pohon atau tanaman budidaya dapat ditempuh. Betapa indahnya persatuan dan kesatuan untuk senasib sepenanggungan melakukan yang terbaik bagi negeri kita tercinta ini. Ingat lagu wajib Padamu Negeri khan??

Tidak ada komentar:
Posting Komentar