Baru baru ini saya mengedarkan kuesioner terkait pengenalan diri mereka, siapa dirinya, apa cita-citanya, bagaimana cara untuk mencapai cita-citanya tersebut, dan apa yang akan dilakukan untuk membantu pemerintah saat ini dan mendatang. Kuesioner ini telah saya jalankan selama 3 tahun dan ternyata sangat menarik hasilnya. Kebanyakan mahasiswa sudah mengenal dirinya dengan baik dan mampu memandang ke depan, punya visi dan cita-cita yang sangat serius untuk kemajuan bangsa ini. Ada yang cita-citanya menjadi peneliti, pejabat pemerintah, pengusaha, wiraswastawan dsb. Beberapa menyatakan ingin menjadi menteri pada salah satu kementrian ataupun kalau menjadi peneliti, tidak tanggung-tanggung yakni menjadi peneliti kelas dunia. Jadi pengusahapun menjadi pengusaha kelas kakap yang mampu mengeksport produk usahanya. Ketika ditanyakan bagaimana mereka bisa mencapai cita-citanya tersebut, merekapun dengan gamblang menyatakannya. Saya pikir merekapun serius dengan pernyataan-pernyataannya, bermimpi namun berpijak pada kenyataan dari tekad yang mereka suarakan. Merekapun peduli pada masalah lingkungan di sekitarnya meskipun kadangkala tidak sesuai dengan bidang studi yang ditekuninya. Setidaknya bila ada berita hoaks, merekapun cukup tanggap untuk mengcounternya atau mengklarifikasinya. Pada permasalahan masyarakat kelas bawah, merekapun juga peduli. Mereka melakukannya sesuai kemampuan yakni dengan perbuatan, dengan perkataan, atau dengan doa.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Peran PT, BRIN, K/L dalam Karhutla??
Karhutla beberapa waktu terakhir ini memang parah karena kondisi cuaca dan iklim yang memang mendukung untuk hal tersebut terjadi. Ditambah...
-
Akhir Mei dan awal Juni 2026 kemarin, saya mengadakan survey jejak karbon kepada para mahasiswa ITB kelas Agrometeorologi yang menghasilkan ...
-
Beberapa waktu terakhir ini muncul berbagai pendapat tentang orang dalam (ordal) yang mencoreng kepercayaan masyarakat kepada pemerintah ter...
-
Kata ini sangat menjengkelkan bagi para produsen atau mereka-mereka yang cinta pada produksi dalam negeri. Ini tidak lain karena sering men...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar